Tampilkan postingan dengan label Software. Tampilkan semua postingan
Cara Membuat Key Pada Laptop
Pada Tips dan trick Pc kali ini adalah Mengunci Laptop dengan
Flash disk.Jika
Anda malas mengingat-ingat password namun tidak ingin laptop Anda dengan mudah
digunakan orang lain, gunakan flashdisk lama yang sudah tak terpakai untuk
mengunci laptop tersebut. Dengan trik ini sebuah komputer Windows hanya dapat
distart jika flashdisk tersebut terpasang.
Hampir semua flashdisk dapat digunakan karena kapasitas yang diperlukan hanya beberapa KB. Anda dapat menggabungkan flashdisk ini bersama kunci-kunci lain dalam sebuah gantungan kunci yang selalu Anda bawa kemana-mana.
Awal mulanya trik ini menggunakan 3.5" floppy disk (diskette), namun saya tidak menganjurkannya karena floppy disk mudah rusak dan terlalu besar untuk digantung bersama kunci lain. Lagipula kebanyakan komputer desktop maupun laptop kini sudah tidak lagi menyertakan disk drive 3.5".
Persiapan:
1) Masukkan flashdisk yang akan dibuat kunci ke USB port.
2) Format atau hapus semua isi flashdisk kunci (jika masih diperlukan, terlebih dahulu pindahkan isi flashdisk ke media lain) .
3) Klik Start >> klik kanan My Computer >> Manage. Pada windows "Computer Management", pilih "Disk Management" dan klik kanan pada media flashdisk, pilih "Change Drive Letter and Path", klik "Change" lalu pilih "A".
4) Jika komputer Anda masih memiliki 3.5" disk drive, lakukan langkah ini: Klik Start >> klik kanan My Computer >> Properties >> pilih tab "Hardware" >> klik "Device Manager". Klik kanan pada floppy disk >> Properties. Pada "Device Usage" pilih "Do Not use this device (disable)".
Jika Anda hendak menggunakan 3.5" floppy disk dan bukan flashdisk sebagai kunci, Anda dapat melewatkan langkah 3) dan 4).
Buat kuncinya:
5) Cabut flashdisk dengan aman
6) Klik Start >> Run... >> ketik "syskey" dan klik "OK"
7) Pastikan "Encryption Enabled" sudah terpilih, lalu klik "Update"
8) Pada "System Generated Password", pilih "Store startup key on floppy disk" dan klik "OK"
9) Komputer akan meminta Anda memasukkan floppy disk. Masukkan flashdisk/floppy disk kunci tadi dan klik "OK" beberapa kali.
Setelah ini, setiap kali komputer dinyalakan atau restart akan muncul window "Windows XP Startup Key Disk". Masukkan flashdisk/floppy disk kunci dan klik OK agar proses startup dapat dilanjutkan. Tanpa kunci tersebut, Windows tidak dapat dijalankan.
Jika suatu saat Anda sudah tidak menginginkan pemakaian kunci ini, ulangi langkah 6-8 pada pembuatan kunci diatas, namun pada "System Generated Password", pilih "Store startup key locally" dan ikuti petunjuknya. Atau gunakan "System Restore" untuk kembali ke setting sebelum pembuatan kunci.
Disclaimer:
Tips ini hanya berlaku untuk Windows NT, XP dan Vista dan akan membuat komputer Anda tidak dapat mengakses 3.5" disk drive jika masih ada.
Buat duplikat flashdisk kunci tersebut (kalau perlu sampai 2 buah duplikat) sehingga seandainya rusak atau hilang, ada cadangannya. Sebab jika flashdisk kunci itu hilang atau rusak, Anda tidak dapat mengakses Windows.
Cara membuat kunci duplikat: copy semua file dari flashdisk kunci kedalam flashdisk cadangan lalu dengan flashdisk cadangan masih terhubung, ulangi langkah 3)
Meski pernah mencoba, saya sendiri tidak memakai cara ini, karena saya menggunakan password yang sukar ditebak. Bagi saya, password tidak akan bisa ketinggalan, rusak atau hilang (kecuali kalau mendadak saya kena amnesia).
Hampir semua flashdisk dapat digunakan karena kapasitas yang diperlukan hanya beberapa KB. Anda dapat menggabungkan flashdisk ini bersama kunci-kunci lain dalam sebuah gantungan kunci yang selalu Anda bawa kemana-mana.
Awal mulanya trik ini menggunakan 3.5" floppy disk (diskette), namun saya tidak menganjurkannya karena floppy disk mudah rusak dan terlalu besar untuk digantung bersama kunci lain. Lagipula kebanyakan komputer desktop maupun laptop kini sudah tidak lagi menyertakan disk drive 3.5".
Persiapan:
1) Masukkan flashdisk yang akan dibuat kunci ke USB port.
2) Format atau hapus semua isi flashdisk kunci (jika masih diperlukan, terlebih dahulu pindahkan isi flashdisk ke media lain) .
3) Klik Start >> klik kanan My Computer >> Manage. Pada windows "Computer Management", pilih "Disk Management" dan klik kanan pada media flashdisk, pilih "Change Drive Letter and Path", klik "Change" lalu pilih "A".
4) Jika komputer Anda masih memiliki 3.5" disk drive, lakukan langkah ini: Klik Start >> klik kanan My Computer >> Properties >> pilih tab "Hardware" >> klik "Device Manager". Klik kanan pada floppy disk >> Properties. Pada "Device Usage" pilih "Do Not use this device (disable)".
Jika Anda hendak menggunakan 3.5" floppy disk dan bukan flashdisk sebagai kunci, Anda dapat melewatkan langkah 3) dan 4).
Buat kuncinya:
5) Cabut flashdisk dengan aman
6) Klik Start >> Run... >> ketik "syskey" dan klik "OK"
7) Pastikan "Encryption Enabled" sudah terpilih, lalu klik "Update"
8) Pada "System Generated Password", pilih "Store startup key on floppy disk" dan klik "OK"
9) Komputer akan meminta Anda memasukkan floppy disk. Masukkan flashdisk/floppy disk kunci tadi dan klik "OK" beberapa kali.
Setelah ini, setiap kali komputer dinyalakan atau restart akan muncul window "Windows XP Startup Key Disk". Masukkan flashdisk/floppy disk kunci dan klik OK agar proses startup dapat dilanjutkan. Tanpa kunci tersebut, Windows tidak dapat dijalankan.
Jika suatu saat Anda sudah tidak menginginkan pemakaian kunci ini, ulangi langkah 6-8 pada pembuatan kunci diatas, namun pada "System Generated Password", pilih "Store startup key locally" dan ikuti petunjuknya. Atau gunakan "System Restore" untuk kembali ke setting sebelum pembuatan kunci.
Disclaimer:
Tips ini hanya berlaku untuk Windows NT, XP dan Vista dan akan membuat komputer Anda tidak dapat mengakses 3.5" disk drive jika masih ada.
Buat duplikat flashdisk kunci tersebut (kalau perlu sampai 2 buah duplikat) sehingga seandainya rusak atau hilang, ada cadangannya. Sebab jika flashdisk kunci itu hilang atau rusak, Anda tidak dapat mengakses Windows.
Cara membuat kunci duplikat: copy semua file dari flashdisk kunci kedalam flashdisk cadangan lalu dengan flashdisk cadangan masih terhubung, ulangi langkah 3)
Meski pernah mencoba, saya sendiri tidak memakai cara ini, karena saya menggunakan password yang sukar ditebak. Bagi saya, password tidak akan bisa ketinggalan, rusak atau hilang (kecuali kalau mendadak saya kena amnesia).
Kelebihan Kelemahan Sistem Operasi Windows, Linux dan Mac
Sistem Operasi Windows.
Kelebihan Windows.
- Pengguna bisa menjalankan lebih dari satu aplikasi pada saat yang bersamaan
- Pengguna bisa membuka lebih dari satu file dalam waktu yang bersamaan
- Pengguna bisa sharing dari data aplikasi yang lain dengan mudah.
- Terdapat banyak aplikasi yang kompatibel dengan windows.
- And user artinya orang yang awam tentang komputer bias menjalankannya.
- Banyak didukung oleh vendor hardware dan software.
- Digunakan oleh mayoritas pengguna komputer di dunia.
Kekurangan Windows.
- System file yang agak kacau, Contohnya: apabila menginstall suatu aplikasi, system file DLL akan diletakkan di C:\Windows\System\ sementara aplikasi itu sendiri terletak ditempat lain. Ini akan menyusahkan saat menguninstall aplikasi tersebut, dan sewaktu pengintegrasian DLL (Dynamic Link Libraries)
- Menyebabkan ketergantungan penggunaan produk Microsoft.
- Space hardisk yang dibutuhkan besar.
- Sistem security yang lemah dan mudah dijebol oleh para hackers.
- Membutuhkan memori fisik besar.
- Membutuhkan kecepatan prosesor yang tinggi.
- Harga licensi yang mahal.
- Membutuhkan perawatan yang terus menerus dan prosedur yang sesuai dengan panduan yang ada saat menggunakannya.
Sistem Operasi Linux.
Kelebihan Linux.
- Linux bisa berinteraksi dengan operating system lain dengan cara : kompabilitas file system, kompabilitas network, dan emulasi (simulasi) operating system.
- Virtual memory membuat linux mempunyai kemampuan untuk menjalankan program – program yang lebih dari seharusnya karena penggunaan swap memori..
- Skalabilitas artinya linux bisa berjalan dari komputer 286 XT sampai dengan mesin sebesar Beowulf clusters dengan multi prosesor 16 buah.
- Stabilitas, Linux sangat luar biasa stabil, jika dikonfigurasi dengan benar, system linux akan hidup terus menerus hingga hardwarenya tidak memadai (rusak), lain dengan windows yang memerlukan reboot berkala untuk menjaga stabilitas. Salah satu yang mendasari stabilitas ini adalah penomoran versi dari shared libraries, kebanyakan aplikasi windows menginstall versi-versi baru dari dynamic link libraries (DLL), yang mengakibatkan aplikasi lain yang menimpa versi lain dari DLL tersebut tidak berfungsi dengan semestinya. Linux juga mewarisi tradisi UNIX dengan mendukung adanya file permission (izin file), yang dapat mencegah pengubahan atau penghapusan file tanpa izin dari pemiliknya, karena itu, virus pada dasarnya tidak dikenal di dunia linux.
- Didukung oleh ribuan programmer di seluruh dunia, jadi kalau ditemukan bug cepat untuk mendapatkan solusinya, bahkan dalam hitungan jam kalau ditemukan bug, workaround sudah tersedia untuk di download.
- Paket Linux merupakan satu kesatuan artinya, saat instalasi tergantung keinginan pemakai.
- Sudah mulai banyak didukung oleh vendor hardware maupun software dunia meskipun masih kalah dengan windows.
Kekurangan Linux.
- Operating system yang agak sulit untuk dipelajari terutama bagi yang tidak mempunyai dasar komputer yang kuat.
- Aplikasi yang tersedia belum sebanyak windows.
- Operating system yang tidak sepenuhnya GUI(Graphical User Interface) meskipun sudah menggunakan X-windows seperti GNOME dan KDE
- Nama-nama paket program antara distro satu dengan distro lainnya berbeda beda. Seperti paket Yaz.tar.gz.rpm.krpm.deb dan lain -lain.
Sistem Operasi Machintosh.
Kelebihan Machintosh.
Apple memang jelas lebih maju karena hardware dan sistem operasi yang berasal dari produsen yang sama. Dalam versi awal-awalnya, MacOS telah memiliki fungsi yang setara dengan Windows ’95, baru pihak Microsoft mengikutinya dengan dikeluarkan Windows ’95 yang menyerupai MacOS namun tidak sama. Memang perlu diakui MAC belum bisa di tembus virus dan worm.
Kelemahan machintosh.
kelemahan ada pada masalah masih banyaknya software-software yang belum compatible, dan meski MAC bisa di instal di komputer rakitan berbasis INTEL sama AMD itu pun belum maksimal (hardware minim suport) kecuali pakai hardware-hardware yang keluaran baru-baru ini, karena MAC hanya dirancang untuk komputer branded-nya MAC (apple) sendiri dengan prosesornya G3. Kelemahan kelemahan MacOS :
- Dibandingkan dengan BeOS nampaknya MacOS tertinggal jauh. Sehingga sepertinya cocok untuk standar bagi graphic designer.
- Secara teknis, MacOS tertinggal dengan sistem operasi yang lainnya. Karena hanya pihak MacOs saja yang mengembangkannya.
- Kurang cocok untuk aplikasi server dan game. Kurang baik untuk dijadikan server dan belum banyak game bagus seperti game-game windows yang dibuat untuk mac.
saya sendiri sekarang menggunakan sistem operasi windows 7 dan linux ubuntu karena windows 7 sangat user friendly dan bisa didapatkan secara gratis melalui MSDNAA dan juga windows 7 saya bisa menginstall game lebih mudah dan lebih banyak (maklum saya gamer). sedangkan ubuntu saya gunakan untuk mengerjakan tugas kuliah yang berhubungan dengan linux
Cara Mengunci Laptop Dengan Flashdisk

Pada Tips dan trick Pc kali ini adalah Mengunci Laptop dengan Flash disk.Jika Anda malas mengingat-ingat password namun tidak ingin laptop Anda dengan mudah digunakan orang lain, gunakan flashdisk lama yang sudah tak terpakai untuk mengunci laptop tersebut. Dengan trik ini sebuah komputer Windows hanya dapat distart jika flashdisk tersebut terpasang.
Hampir semua flashdisk dapat digunakan karena kapasitas yang diperlukan hanya beberapa KB. Anda dapat menggabungkan flashdisk ini bersama kunci-kunci lain dalam sebuah gantungan kunci yang selalu Anda bawa kemana-mana.
Awal mulanya trik ini menggunakan 3.5" floppy disk (diskette), namun saya tidak menganjurkannya karena floppy disk mudah rusak dan terlalu besar untuk digantung bersama kunci lain. Lagipula kebanyakan komputer desktop maupun laptop kini sudah tidak lagi menyertakan disk drive 3.5".
Persiapan:
1) Masukkan flashdisk yang akan dibuat kunci ke USB port.
2) Format atau hapus semua isi flashdisk kunci (jika masih diperlukan, terlebih dahulu pindahkan isi flashdisk ke media lain) .
3) Klik Start >> klik kanan My Computer >> Manage. Pada windows "Computer Management", pilih "Disk Management" dan klik kanan pada media flashdisk, pilih "Change Drive Letter and Path", klik "Change" lalu pilih "A".
4) Jika komputer Anda masih memiliki 3.5" disk drive, lakukan langkah ini: Klik Start >> klik kanan My Computer >> Properties >> pilih tab "Hardware" >> klik "Device Manager". Klik kanan pada floppy disk >> Properties. Pada "Device Usage" pilih "Do Not use this device (disable)".
Jika Anda hendak menggunakan 3.5" floppy disk dan bukan flashdisk sebagai kunci, Anda dapat melewatkan langkah 3) dan 4).
Buat kuncinya:
5) Cabut flashdisk dengan aman
6) Klik Start >> Run... >> ketik "syskey" dan klik "OK"
7) Pastikan "Encryption Enabled" sudah terpilih, lalu klik "Update"
8) Pada "System Generated Password", pilih "Store startup key on floppy disk" dan klik "OK"
9) Komputer akan meminta Anda memasukkan floppy disk. Masukkan flashdisk/floppy disk kunci tadi dan klik "OK" beberapa kali.
Setelah ini, setiap kali komputer dinyalakan atau restart akan muncul window "Windows XP Startup Key Disk". Masukkan flashdisk/floppy disk kunci dan klik OK agar proses startup dapat dilanjutkan. Tanpa kunci tersebut, Windows tidak dapat dijalankan.
Jika suatu saat Anda sudah tidak menginginkan pemakaian kunci ini, ulangi langkah 6-8 pada pembuatan kunci diatas, namun pada "System Generated Password", pilih "Store startup key locally" dan ikuti petunjuknya. Atau gunakan "System Restore" untuk kembali ke setting sebelum pembuatan kunci.
Disclaimer:
Tips ini hanya berlaku untuk Windows NT, XP dan Vista dan akan membuat komputer Anda tidak dapat mengakses 3.5" disk drive jika masih ada.
Buat duplikat flashdisk kunci tersebut (kalau perlu sampai 2 buah duplikat) sehingga seandainya rusak atau hilang, ada cadangannya. Sebab jika flashdisk kunci itu hilang atau rusak, Anda tidak dapat mengakses Windows.
Cara membuat kunci duplikat: copy semua file dari flashdisk kunci kedalam flashdisk cadangan lalu dengan flashdisk cadangan masih terhubung, ulangi langkah 3)
Meski pernah mencoba, saya sendiri tidak memakai cara ini, karena saya menggunakan password yang sukar ditebak. Bagi saya, password tidak akan bisa ketinggalan, rusak atau hilang (kecuali kalau mendadak saya kena amnesia).
